Diminum: teteskan propolis dengan 1/4 gelas air putih lalu dikocok (sangat bagus dicampur dengan madu) - Orang sehat : 3-5 tetes, 2-5 kali sehari - Orang sakit : 5-7 tetes, 4-5 kali sehari.
Penyembuhan luar: oleskan secara merata pada bisul, jerawat, bagian tubuh yang luka atau mengalami infeksi
Propolis dapat dikonsumsi dengan obat-obat lainnya tanpa ada efek samping.
PROPOLIS dapat menyembuhkan :
Batuk, asma, bronchitis, paru-paru, sinusitis, flu, demam, sakit kepala
Kanker, tumor, gangguan jantung, ginjal, hati dan diabetes
Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh (HEALING CRISIS), misalnya:
Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
PENYEMBUHAN
Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.
PROPOLIS MEMPERKUAT DAN MEMPERCEPAT REGENERASI SEL
Arteriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh deposit lemak
Tumor, Kanker, Myom (myoma), Keloid, Cyst (kista)
Peradangan atau Infeksi, banyak diteliti dan dibuktikan di negara-negara Eropa Timur.
Diabetes mellitus atau kencing manis.
Peningkatan pembelahan sel-sel pankreas dalam menghasilan hormon insulin yang berfungsi sebagai pengatur kadar gula darah
Gangguan pencernakan: Infeksi Heliobacter pilori [penyebab penyakit maag dan ulcus (tukak lambung)]. Propolis juga efektif untuk melawan E. coli bakteri penyebab muntaber dan Salmonella typhoid bakteri penyebab typhus.
Gangguan Pernapasan: Propolis membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernapasan kronis, seperti TBC dan Bronchitis. Propolis berperan positif dalampengobatan Astma, karena kerjanya sebagai Bronchodilator (pelebar bronchus - tenggorokan), menstabilkan mast-cells dan menekan pengeluaran histamine.
Propolis dapat meningkatkan daya pompa jantung, mengatasi hipertensi dan mencegah stroke.
Propolis dapat menekan syaraf parasimpatis untuk mengekspresikan kesenangan yang dapat menghidari stress.
Mengatasi gangguan penyakit arthritis atau radang sendi dan theumatik (asam urat tinggi).
Melia Propolis (Propolis yang distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia) mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi / efek propolis untuk penyakit tertentu, dapat dirasakan hanya dalam hitungan menit. Reaksi tersebut kadang-kadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh (HEALING CRISIS), misalnya:
Mual dan diare: proses penyembuhan gangguan pencernaan
Pusing-pusing: proses penyembuhan pencernaan dan gangguan pada kepala
Demam: proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh teralu banyak virus dan bakteri.
Gatal-gatal: proses pembuangan racun lewat kulit tubuh
Mengantuk: proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh
Batuk dan bersin-bersin: proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru
Bèsèr: proses pembuangan racun lewat air seni
Kejang-kejang: proses penyembuhan peradangan ginjal
Nyeri Sendi: proses penyembuhan rheumatik
Berkeringat: proses pembuangan racun lewat kulit
Pegal-pegal: proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah
Reaksi dan kecepatan reaksi setiap orang berbeda.
PENYEMBUHAN
Fungsi propolis sebagai penyembuh dan pencegah berbagai penyakit adalah sebagai berikut:
Anti virus, anti bakteri dan anti jamur: flu, demam berdarah, polio, diare, thypus, keputihan, eksim, panu, kadas, kurap, dan berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri atau jamur.
Anti peradangan: maag, radang usus, radang tenggorokan, pegal-pegal, rheumatik, gangguan ginjal, wasir, sakit gigi dan lain-lain peradangan dan luka.
Anti Alergi: asthma dan berbagai penyakit alergi lainnya.
Anti Kanker: kanker, tumor, keloid, kista, mium dan lain-lain penyakit akibat gangguan sel.
Penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah dan sistem kelenjar: asam urat, kolesterol, trigliserin, diabetes, stroke, jantung, ginjal dan lain-lain penyakit terkait dengan sistem pembuluh dan kelenjar.
PROPOLIS MEMPERKUAT DAN MEMPERCEPAT REGENERASI SEL
Arteriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh deposit lemak
Tumor, Kanker, Myom (myoma), Keloid, Cyst (kista)
Peradangan atau Infeksi, banyak diteliti dan dibuktikan di negara-negara Eropa Timur.
Diabetes mellitus atau kencing manis.
Peningkatan pembelahan sel-sel pankreas dalam menghasilan hormon insulin yang berfungsi sebagai pengatur kadar gula darah
Gangguan pencernakan: Infeksi Heliobacter pilori [penyebab penyakit maag dan ulcus (tukak lambung)]. Propolis juga efektif untuk melawan E. coli bakteri penyebab muntaber dan Salmonella typhoid bakteri penyebab typhus.
Gangguan Pernapasan: Propolis membantu sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit saluran pernapasan kronis, seperti TBC dan Bronchitis. Propolis berperan positif dalampengobatan Astma, karena kerjanya sebagai Bronchodilator (pelebar bronchus - tenggorokan), menstabilkan mast-cells dan menekan pengeluaran histamine.
Propolis dapat meningkatkan daya pompa jantung, mengatasi hipertensi dan mencegah stroke.
Propolis dapat menekan syaraf parasimpatis untuk mengekspresikan kesenangan yang dapat menghidari stress.
Mengatasi gangguan penyakit arthritis atau radang sendi dan theumatik (asam urat tinggi).
Prof. Hembing Wijaya kusuma;propolis sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa.
Penelitian seorang dokter dari Uni Soviet,telah membuktikan bahwa propolis dapat mencegah terjadinya luka dan infeksi bernanah di dalam lambung. Bagi penderita, propolis dapat mempercepat penyembuhan gangguan lambung tersebut.
Dokter Franz K. Feiks (Klosternerberg, Austria) melakukan tes propolis kepada pasien dengan luka dalam lambung dan usus duabelas jari. Satu kelompok diberi pengobatan standar, kelompok yang lain diberi ekstrak propolis dalam air tiga kali sehari sebelum makan. Semua anggota kelompok dengan pemberian propolis menyatakan bahwa rasa sakit akibat luka lambung dan usus duabelas jari menghilang setelah mengonsumsi selama tiga hari, dan tidak semua anggota kelompok dengan pengobatan standar menyatakan hilangnya rasa sakit itu.
Dokter Feiksjuga menggunakan propolis sebagai pengganti obat standar untuk 189 orang dari 294 pasien. Hasilnya menunjukkan bahwa 90% penerima terapi propolis terbebas dari penyakit lambung dan usus duabelas jarinya setelah diberi propolis selama 2 minggu. Dokter Feiks juga melaporkan bahwa 21 kasus luka "dalam" yang dibalut dengan larutan propolis dalam waktu 48 jam sembuh. Sembilan belas pasien diantaranya menyatakan bahwa bekas lukanya pun hilang.
Dr. Jhon Grae (Dept. Institut Mikrobiologi Nasional Jantung dan Paru-paru London) menyatakan bahwa ekstrak etanol (larutan propolis dalam alkohol) dapat mendorong pembelahan sel atau regenerasi jaringan pengikat, tulang rawan dan tulang sejati. Oleh karena itu propolis sangat cocok untuk penyembuhan penyakit arthritis (radang sendi) dan rheumatik.
Philip Calder (Dept. Biokimia, Oxford University): Propolis sangat efektif sebagai bahan anti bakteri (antibiotik alami yang sangat kuat).
David James (ahli terapi gizi): Propolis terbukti telah meyembuhkan banyak pasien yang berpenyakit kronis, seperti penyakit tenggorokan kronis, dan penyakit mulut dalam waktu yang sangat singkat.
Philip Wander: (doker gigi dari Manchester), "pasien-pasien saya yang bermasalah dengan gigi dan infeksi dalam mulut dan gusi, dapat disembuhkan dengan propolis dalam waktu 3 hari.
Sister Carole: "Saya telah memberikan propolis untuk penderita Alzheimer dan hasilnya sangat luar biasa."
Dr. Franz K. Fieks: "Saya telah memberi propolis untuk pengobatan 198 penderita borok, dan mereka sembuh sehat dalam jangka tiga hari.
Team Peneliti dari Rusia melaporkan bahwa dalam propolis mengandung zat antibiotik alami yang sangat kuat (bioflavonoid) yang tidak memiliki efek samping. Propolis juga mengandung semua jenis vitamin, kecuali vitamin K, asam-asam amino, dan mineral, selain itu propolis berkhasiat luar biasa untuk infeksi lambung, mulut dan tenggorokan. Propolis masuk dalam Ensiklopedia utama.
Dr. Peter Mansfield (Lincolnshire GP), biasa menggunakan propolis sebagai obat demam, panas dalam dan flu.
Proffesor Filipic Likar (1976), melakukan pegobatan saat terjadi epidemik influenza di Sarajevo dengan propolis. Hasilnya sangat luar biasa.
Mitza Vosnjak (mantan menteri luarnegeri Yugoslavia). Memberi propolis untuk temannya, Rudy, yang menderita kanker dan hasilnya dalam beberapa minggu Rudy tidak merasakan sakit kejang, tidak ada pendarahan serta selera makannya meningkat.
Dr. Fang Chu (Worker's Hospital Lienyukang, Kiangsu RRC). Pasien yang mengidap penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan mengakibatkan penyakit jantung yang diterapi dengan propolis, kandungan lemak darahnya cepat menurun.
I. Osmagenic, D. Beljenki, dan N. Marvic (Institute of Radiology Sarajevo), berhasil menyembuhkan gangguan kesehatan akibat radiasi.
Roy Kuspinel, MD. Propolis merupakan antibiotik yang melawan hampir semua penyakit infeksi tanpa efek samping. Sarang lebah lebih steril dari ruang bedah rumah sakit modern.
V P Kivalkina, Rusia (Majalah Antibiotik). Bagaimanapun cara memproses propolis, tetap sangat efektif sebagai antibiotik alami, walaupun telah disimpan selama bertahun-tahun.
John Diamond, MD: "Dari semua makanan tambahan (suplemen) yang saya selidiki dan uji, Propolis sangat bermanfaat pada kelenjar Thymus yang merupakan Tenaga Kehidupan. Propolis mampu mengaktifkan kelenjar Thymus yang menjalankan sistem imunitas tubuh dimana kelenjar tersebut berada pada pangkal leher dan mengadung Lympocytes yang memberikan kekebalan terhadap kuman dan penyakit.
Bioflavonoid, yaitu zat anti oksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.
B.Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :
Penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya : typhus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.
Penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.
Propolis atau Lem Lebah adalah suatu zat yang dihasilkan oleh lebah madu. Dikumpulkan oleh lebah dari pucuk daun-daun yang muda untuk kemudian dicampur dengan air liurnya, digunakan untuk menambal dan mensterilkan sarang. Propolis bersifat disinfektan (anti bakteri) yang membunuh semua kuman yang masuk ke sarang lebah. lebah meliputi sarangnya dengan propolis untuk melindungi semua yang ada didalam sarang tersebut dari serbuan kuman, virus, atau bakteri, misal: ratu lebah, telur, bayi lebah dan madu. Sifat disinfektan alami yang terkandung dalam propolis sangat ampuh dalam membunuh kuman, terbukti dengan ditemukannya seekor tikus dalam sarang lebah yang telah mati selama kurang lebih 5 tahun dalam keadaan tidak membusuk. Sejarah Propolis
Sejak puluhan abad yang lalu pada masa peradaban Yunani, Romawi dan Mesir kuno, propolis telah digunakan sebagai bahan alami unggul yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Para Pendeta di zaman Mesir kuno telah menggunakan propolis dalam ramuan obat-obatan mereka. Di Amerika, bangsa Indian dari suku Inca juga telah menggunakan propolis sejak zaman dahulu kala.
Kata Propolis telah dikenal sejak zaman Yunani kuno, Dalam bahasa Yunani asli, kata Propolis merupakan kombinasi 2 kata yaitu pro dan polis. Pro memiliki arti pertahanan, dan polis memiliki aarti kota. Secara umum arti kata propolis adalah pertahanan kota. Kota yang dimaksud dalam hal ini adalah sarang lebah, tempat dimana lebah bekerja dan hidup. Serangan dan gangguan yang mengancam kehidupan lebah dan tempat tinggal mereka bisa berupa bakteri yang menimbulkan penyakit, bisa pula berupa binatang-binatang kecil yang berusaha masuk untuk mengganggu mereka.